Tentang

PT. Maicih Inti Sinergi merupakan produsen berbagai jenis makanan ringan tradisional yang diolah, diproses, diproduksi dan dikemas secara modern sesuai dengan standar operasional untuk menjaga cita rasa, kualitas serta mutu produknya. Perusahaan ini didirikan oleh Reza Nurhilman pada tahun 2010 dengan nama CV. 29 Synergi dan kemudian pada tahun 2011 mengganti namanya menjadi PT. Maicih Inti Sinergi. Saat ini, PT. Maicih Inti Sinergi telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan nasional yang menjalankan kegiatan operasionalnya meliputi kegiatan produksi, pengemasan dan distribusi produk makanan ringan ke beberapa agen dan perusahaan retail di Indonesia.

Sejak tahun 2010, nama Maicih telah dikenal secara luas sebagai pelopor makanan ringan tradisional (keripik singkong) dengan rasa yang pedas dan telah menjadi salah satu makanan ringan yang paling disukai oleh masyarakat Indonesia. Selain produk keripiknya yang tipis dengan tekstur renyah, Maicih memiliki keunikan pada rasa pedasnya yang berlevel, dari mulai level 3, 5 dan 10. Sehingga, konsumen dapat memilih level pedas produk keripik Maicih sesuai seleranya.

Sistem penjualan utama produk Maicih mengadopsi metode direct selling, di mana Jendral sebagai ujung tombak pemasarannya melakukan penjualan langsung kepada konsumen. Maicih dijual oleh Jendral dengan berpindah-pindah tempat dari hari ke hari dengan menggunakan mobil. Konsumen bisa mengetahui tempat di mana Jendral berjualan melalui jejaring sosial Twitter @InfoMaicih.

Selain Keripik Singkong, PT. Maicih Inti Sinergi juga memproduksi produk makanan ringan unggulan lainnya, seperti Gurilem, Basreng dan Seblak (varian original dan keju). Diolah dari bahan – bahan pilihan, produk Maicih melalui tahapan proses yang modern dan higienis, serta dikemas secara modern dalam kemasan yang ekslusif, sehingga menghasilkan produk makanan ringan tradisional yang mampu bersaing dengan makanan ringan import lainnya.

VISI

Menjadi perusahan besar nasional dalam bidang pangan dan diakui oleh dunia.

MISI

Meningkatkan volume penjualan produk pangan dengan memperluas jalur distribusi dan pemasaran hingga tingkat Internasional.